Memahami Genderfluids dalam Doki-Doki Bedroom

11-gigi-hadid-zayn-malik

Gigi Hadid dan Zayn Malik berpose untuk Vogue

Beberapa waktu lalu, Twitter sempat heboh dengan artikel bertema genderfluid di laman Vogue yang melibatkan Gigi Hadid dan kekasihnya, Zayn Malik, dalam wawancaranya. Sebagai pendukung gender fluid, dengan semangat Hadid mengatakan, “It’s not about gender. It’s about, like, shape”. Warganet pun langsung heboh dengan pernyataan tersebut sambil ramai mengatainya bodoh.

1

Gender fluid atau bigender atau pangender tidak ada hubungannya dengan alat kelamin seseorang, apalagi bentuknya. Genderfluid adalah ekspresi. Apapun jenis kelaminnya atau orientasi seksualnya, seseorang bisa berpakaian menjadi sangat perempuan atau laki-laki sesuai yang mereka mau tanpa harus digolong-golongkan dalam gender tertentu, tanpa harus dipersalahkan dan dituduh menjadi ini dan itu.

Sarah-Deragon_2461

sc: oneequalworld.com

Pertama kali mengenal istilah ini saat berkunjung dalam pameran Dialogue Exist 2017 dengan tema “Tomorrow as We Know It” di Galeri Nasional beberapa waktu lalu. Seorang seniman bernama Wangsit Firmantika membuat instalasi berjudul ‘Doki-Doki Bedroom’ berdasarkan risetnya tentang revolusi gender, khususnya terkait pangender di Tokyo, di mana pemuda-pemudinya bebas berekspresi menjadi apapun tanpa dibatasi gender.

IMG_20170521_160308

“Doki-DOki Bedroom” karya Wangsit Firmantika

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s